Ngobrol-ngobrol minggu lalu memberiku inspirasi untuk menyusun langkah-langkah membuat karya fiksi fantasi yang panjang. Sebelum kita mulai, aku ingin bilang bahwa langkah-langkah yang kucatat ini bukan langkah mutlak, tapi lebih ke metode dasar yang bisa dijadikan patokan oleh semua orang yang masih belajar dan pengen membuat novel fiksi fantasi. Ketika kemampuan kita bertambah, kita selalu bisa bikin modifikasi sendiri untuk membuat variasi dari langkah yang kutulis.
Tampilkan postingan dengan label Plot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Plot. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Juni 2010
Selasa, 25 Mei 2010
Pake Nggak Pake ~ Simalakamasutra Kerangka Cerita
Sebelum kita mulai sesi diskusi / nyeletuk iseng minggu ini, aku mau menegaskan dulu kalau judul di atas sama sekali nggak ada hubungannya dengan tema-tema pr0nomansi yang sudah kita bahas selama dua minggu sebelumnya. Pak Ka Ha sudah balik dari RSCM, jadi mau gag mau aku harus masukin tulisan yang nggak berbau pr0nomansi. Maka, minggu ini, bahasan kita akan bersih, sih, sih! Dijamin!
Catatan minggu ini adalah soal kerangka cerita. Spesifiknya, perlu atau nggak, dan bagaimana membuatnya, kalau perlu?
Pause sejenak. Aku denger ada bisik-bisik sengau entah darimana yang ngomong, "Idhih, basi bhanget dheh bowww~! Hari ghini masih ngebahas perlu gag perlunya kerangkha ceritha~? Addduuuuh~!Nggak ku-ku deh~! Anak Te Ka jugha tau kaleee, kalau jawabannya ya menyhesuaikhan! Pake kherangkha ceritha kalau perlu, dan ga ushah kalau ngghak! Iyaa ngghak seeeeh~?"
Langganan:
Postingan (Atom)